Selasa, 02 April 2013

Lika-Liku Toko Online

Bicara masalah toko online/ ecommerce , akhir-akhir ini memang sudah berkembang pesat khususnya Toko online Indonesia. Pada kenyataannya, toko online memang menjanjikan kemudahan dalam bekerja dengan keuntungan yang sangat menjanjikan. Namun, pada kenyataannya apa benar pelakunya mendapatkan keuntungan yang dijanjikan tersebut ? benar sekali, lihat saja situs-situs toko online besar di Indonesia seperti Zalora , Berry Benka dan lainnya.

Mereka menyadari bahwa masyarakat Indonesia sudah banyak yang terbiasa belanja di internet melalui transfer bank, kartu kredit maupun akun pembayaran lainnya seperti Paypal. Dari kesadaran tersebut kemudian mereka bertindak untuk meng cover kebutuhan para pengguna internet di Indonesia sehingga menjadi besar sampai saat ini.



Kebesaran mereka pun secara langsung maupun tak langsung memberikan andil pada pengguna internet lainnya dengan ikut mendirikan situs toko online sehingga toko online Indonesia saat ini menjadi lebih berkembang lagi dari sebelumnya.
 

Setelah dipikir-pikir, toko online memang tidak ubahnya seperti toko biasa, namun kelebihannya kita tidak perlu menunggu toko seharian penuh. Modal yang dibutuhkan juga tidak terlalu besar seperti buka toko biasa, karena penjual dapat membeli barang di pemasok atau produsen saat ada order dari pembeli saja. Berdasarkan pemikiran tersebut, saya pun tertarik untuk mendirikan toko online dengan harapan dapat memberikan penghasilan tambahan perbulannya.

Namun setelah mendirikan toko online, saya baru menyadari bahwa mendirikan toko online itu memang mudah, menjalankannya lah yang sulit. Hingga saat ini belum ada satupun pengunjung yang membeli di toko online saya. Banyak orang mengatakan, cari uang di internet itu mudah dengan melakukan ini-itu dan sebagainya seperti yang mereka lakukan. Tetapi saya bukan mereka, peruntungan saya dan mereka juga berbeda.

Pada akhirnya saya menyadari kalau kemudahan mereka dalam mencari uang di internet adalah kemudahan semu, karena bagaimanapun juga pada dasarnya mereka bekerja keras pada awalnya sehingga mendapatkan kemudahan pada akhirnya. Tetapi mereka jarang sekali mengungkapkan bagaimana perjuangan mereka demi mendapatkan kemudahan tersebut. 

Dari setetes cerita sepinya toko online yang saya dirikan, saya memiliki saran sederhana bagi pembaca yang ingin mendirikan toko online agar lebih siap mental sehingga tidak gampang patah semangat. Sarannya sebagai berikut.

a) Jangan sekali-kali beranggapan bahwa toko online yang kita buka akan berjalan dalam sekejap. Paling tidak akan membutuhkan 1 bulan, 2 bulan bahkan lebih dari 6 bulan tergantung promosi toko yang anda lakukan. 


b) Jangan sekali-kali menggunakan template website yang seadanya, karena pembeli sangat percaya terhadap tampilan website yang terkesan canggih, elegan serta berbau premium. Selalu tanggapi respon dari pengunjung. 
Pengunjung adalah investasi, semakin banyak bertanya artinya ketertarikan mereka terhadap toko kita semakin baik. Sediakanlah waktu untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan mereka, jangan pelit pulsa kalau di SMS karena itu terkesan sombong. Kalau pelit pulsa atau miskin respon dari toko, pengunjung akan sekedar menjadi pengunjung alias tidak jadi beli. 

c) Gunakanlah jasa pembayaran atau pengiriman yang umumnya sudah lumrah dikenal orang. Misalnya kantor post, Tiki, JNE. 

d) Pastikan pembeli menerima barang sesuai dengan keterangan produk yang mereka dapatkan di toko kita. Karena jika tidak, pastinya dapat merusak citra toko online kita. 
 Jelas, satu orang sama sekali tidak dapat diremehkan apalagi para pelaku internet karena satu orang dapat terkoneksi dengan ratusan, ribuan bahkan puluhan ribu orang. benarkan ?

e) Selalu berdoa pada Yang Kuasa.

Demikian lika-liku toko online menurut pengalaman saya sendiri, mudah-mudahan tulisan ini setidaknya dapat menjadi masukan yang bermanfaat bagi semua orang khususnya pelaku internet yang berniat mendirikan toko online. Terima kasih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar